WhatsApp Image 2024-06-03 at 10.33.57_437f33d6
Tulisan Bersambung : TUYUL TENGIL

Karya : Nurmayasari, S. Pd.

Cerita ini mengisahkan tentang seorang bocah laki laki yang penuh dengan ide-ide tengil dan unik untuk mengelabui orang tuanya dalam berbagai hal. tokoh yang ada dalam cerita tuyul tengil adalah Al, Cut, vino dan vano. Al mempunyai watak yang tengil dan sering berulah, cut adalah anak Perempuan satu-satunya dalam komplotan mereka sedangkan Vano dan Vino adalah dua kakak beradik yang kurang lancar berbicara.Kisah ini merupakan kisah persahaban anak dibawah umur. Mari Simak keseruan kisahnya.

Part 1
 “Panggilan Tuyul Tengil”
Angin kencang,langit hitam dan hujan membuat semua orang tua segera mencari keberadaan anaknya, namun itu tidak berlaku untuk Ibunya Al karena Al jarang bermain diluar rumah. Tok tok tok terdengar suara ketukan pintu yang lumayan keras hingga membuat Al berlari dari ruang tamu menuju ke dapur menjumpai ibunya yang sedang memasak. Sambil ter engah-engah Al berkata “bu… diluar ada
mamanya cut mencari ibu,tanpa bertanya apapun lagi bergegas ibu Al menjumpai mama cut. “ada apa bu” tanya mamanya Al, “saya sedang mencari cut karna langit lagi mendung takut mereka main hujan nanti bu”. Setelah melewati perbincangan itu mama cut membawa anaknya pulang, Al pun dinasehati okeh mamanya agar jangan sampai bermain diluar rumah karena hujan lebat sekali nanti bisa terjadi hal hal yang tidak di inginkan. Ibu Al pun Kembali kedapur untuk menyelesaikan pekerjaanya di dapur.
Tak berselang lama, tiba tiba… ibu Al mendengar suara nyiiiit, firasat buruk Ibu Al mengatakan, ada seseorang yang membuka pintu namun dalam rumah hanya ada mereka berdua. Bergegas ibu Al ke ruang tamu untuk melihat apa yang sedang di lakukan Al, dan ternyata bocah kecil itu sudah basah kuyub karena bermain hujan diluar rumah, tanpa berkata apapun ibu langsung membawa Al masuk untuk ganti baju agar Al
tidak sakit krn masuk angin.Ibu Al memberi nasehat pada anaknya sambil mengganti bajunya “ nak jangan main diluar karena sedang hujan nanti kamu sakit, coba kamu lihat temanteman mu yang lain gak ada yang main hujan kan” diluar dugan ibunya Al menjawab “ jadi kalau teman temanku main hujan aku juga boleh main hujan bu…ya bu? jelas tidak jangan bertanya hal yang tidak tidak lagian teman-temanmu juga tidak akan di izinkan mamanya bermain di luar” sahut ibu sambil pergi membasuh baju Al yang basah dan kotor akibat mandi hujan.Jadi kalau teman teman ku di kasih izin orang tuanya maka kami bisa bermain hujan gumam Al dalam hati. Dengan susah payah Al memutar otak untuk menemukan ide bagaimana caranya agar mereka di izinkan bermain hujan. Dalam kegundahan pikirannya dia melihat ada seorang paman didepan rumahnya sedang mencari bebeknya yang hilang karena hujan lebat, Al bergegas ke tempat ibunya dan berkata“Bu aku tau bermain hujan itu salah terimakasih bu telah mengingat kan ku ibu jangan marah lagi ya. Bagus kalua kamu tau jangan di ulangi lagi ya Al” sahut ibunya. “Ibu tadi ustazah berkata membantu orang itu mendapat fahala dan bila kita melihat orang kesusahan hendaknya kita membantu nya apakah itu benar bu?” tanya Al pada ibu nya. Sontak ibunya menjawab benar sekali nak, memang kita di wajib kan membantu orang yang sedang kesusahan”, “oo baik bu Al janji Kalau ketemu orang yang sedang kesusahan Al akan menolong orang tersebut agar Allah sayang sama Al. setelah oblolan itu selesai Al Kembali kedepan sambil melihat hujan di depan terasnya.
Paman depan rumah menoleh ke kiri dan ke kanan mencari suara kecil yang memanggilnya. “Paman ini aku Al, paman sedang mencari apa?” tanya Al pada paman. “Ooo kamu Al paman sedang mencari Babek paman dari tadi belumpulang hampir satu kampung paman cari” jawab si paman, “ paman biar saya dan teman teman membantu mencarikannya ya, karena kata ibu harus membantu orang yang kesusahan paman tenang saja ibuku tidak akan marah kok”ucapnya sambil meyakinkan pamannya.Bunyi suara air terinjak langkah kecil yang berlari diatasnya membuat vano dan vino menoleh keluar jendela rumah, sontak mereka bertanya “Al kenapa kamu main hujan, nanti ibumu marah lo” , “tidak ibuku menyuruhku membantu orang yang sedang kesusahan seperti paman yang sedang mencari bebeknya, apakah ibumu tidak pernah bilang begitu pada kalian?” tanya nya pada Vano dan Vino. Mereka saling bertatapan sambil berkata “iya ibu juga bilang begitu…lalu apa lagi yang kalian tunggu mari kita membantu paman ucap Al sambil mengajak yang lain mencari bebek paman. Tiga anak ini akhirnya menemukan bebek tersebut dan menyerahkannya pada paman depan rumah, namun bukannya langsung masuk kerumah mereka malah bersekongkol untuk lanjut main hujan dengan alasan karena sudah basah, hujan yang lebat mumbuat ide mereka berjalan lancar, ibu mereka tidak tau anaknya ada diluar.
Suara guntur besar mumbuat para ibu khawatir dengan keadaan anak-anak mereka karena lazimnya anak-anak akan takut pada guntur. Dengan panik ibu Al berjalan cepat kearah ruang tamu, Seketika wajah panik Ibu Al berubah menjadi memerah pertanda menahan amarah “ ngapain kalian main hujan hujanan di tengah guntur yang besar begini?”tanya ibu sambil berteriak. Vano dan Vino yang polospun berkata “ tadi kami melakukan perbuatan baik agar orang tua bangga pada kami, tante pasti sangat bangga sama Al, karena Al telah membantu paman mencari bebek” sambil menahan amaranya ibu Vano dan Vino Berkata “sudah jangan banyak bicara lagi cepat kesini nanti kalian bisa jatuh dan terpeleset karna hujan” mendengar ucapan ibu mereka bukannya malah masuk kerumah tetapi justru berlari lebih jauh dari rumah. Ibu Vino yang kesal lalu berkata dasar tuyul tuyul tengil di bilangin gak mau dengar.Dwuorrrrr suara petir yang begitu menggelegar membuat anak-anak ini berlari menuju rumah masing-masing. Karena terburu buru Al dan vino terpeleset jatuh ke genanganair hujan bercampur lumpun. Namun bukannya membantu abang dan temannya yang jatuh Vino lebih memilih menertawakan mereka. Dengan rasa malu dan bersalah mereka Kembali kerumah dan dimarahi ibu masing masing.
Pesan dari cerita ini.
1. Janganlah mencari alasan untuk mengerjakan sesuatuyang sudah jelas dilarang orang tua kalian.
2. Membantah orang tua dapat membuat kita celaka atau berada di situasi yang tidak diinginkan.
Nah sekian dulu ceritanya jika banyak pembacanya makan akan kita lanjutkan ke part berikutnya dengan kisah yang menarik dan lucu, sampai jumapa para pembaca.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Prestasi Literasi Sekolah

DATA PRESTASI PESERTA DIDIK TAHUN 2019 – 2023 NO. NAMA PESERTA DIDIK JUARA BIDANG LOMBA TINGKAT 1 MUHAMMAD IRSYAD I OLIMPIADE IPA LEVEL 1 NASIONAL 2 DI AHMAD UMRAITHI I OLIMPIADE IPA LEVEL 2 NASIONAL 3 AHMAD ARIB I OLIMPIADE MTK LEVEL 2 NASIONAL 4 AHMAD ARIB III OLIMPIADE POSI (IISC) NASIONAL 5 AHMAD AFKAR

Baca selengkapnya...